Rabu, 25 Maret 2015

SENSOR ENKODER


Sensor Penyandi/ Encoder digunakan untuk mengubah gerakan linear atau putaran menjadi sinyal digital, dimana sensor putaran memonitor gerakan putar dari suatu alat. Sensor ini biasanya terdiri dari 2 lapis jenis penyandi :
1.      Penyandi Rotari tambahan yang akan membangkitkan gelombang kotak pada objek yang diputar.
2.      Penyandi Absolut mempunyai cara kerja yang sama dengan perkecualian, lebih banyak atau lebih rapat pulsa gelombang kotak yang dihasilkan.

Prinsip Kerja Sensor Enkoder
Prinsip Kerja dari sensor ini adalah saat rangkaian sumber cahaya diberi VCC 5 Volt dan menghasilkan cahaya, cahaya masuk pada photodioda tidak terhalangi maka akan menghasilkan tegangan 5V dan begitu juga sebaliknya saat terhalangi maka akan menghasilkan tegangan 0V. Dimana tegangan menjadi inputan untuk mikrokontroler.

Aplikasi Sensor Penyandi
Salah satu aplikasi rotary encoder sebagai sensor posisi digunakan pada Mouse Analog (Mouse yang menggunakan Bola). Bisa anda buka dan anda akan melihat kurang lebih Tiga buah Rangkaian Sensor Posisi menggunakan Rotary Encoder.

Senin, 16 Maret 2015

SMART CURTAIN




Diblog ini saya akan membagi sedikit info tentang TRANSDUSER dan Pengaplikasiannya

       Pengertian dari transduser itu sendiri adalah suatu komponen yang digunakan untuk mengubah besaran fisika menjadi sinyal listrik. Didalam sistem transduser dilengkapi dengan suatu sensor. Pengertian dari sensor yaitu komponen yang dapat digunakan untuk mengkonversi suatu besaran tertentu menjadi satuan analog sehingga dapat dibaca oleh suatu rangkaian elektronik. Jadi ,sensor merupakan komponen utama dari suatu tranduser.
Sensor dibagi menjadi 2, yaitu sensor fisika dan sensor kimia.
1.      Sensor fisika merupakan sensor yang mengubah besaran fisika menjadi besaran listrik.
Contoh : sensor frekuesi, sensor suhu,sensor cahaya(LDR),sensor tekanan,sensor gaya,sensor percepatan,dsb.
2.      Sensor kimia merupakan sensor yang mendeteksi sejumlah zat kimia dengan cara mengubah besaran kimia menjadi besaran listrik dimana didalamanya harus ada reaksi kimia.
Contoh : sensor pH, sensor gas, sensor oksigen, dsb.


       Disini saya akan membahas pengaplikasian sensor fisika. Yang akan saya bahas yaitu mengenai tirai/gorden yang dapat membuka dan menutup secara otomatis. Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu tirai/gorden ? 





Tirai atau gorden  merupakan potongan kain atau tekstil yang digunakan untuk menghalangi masuknya cahaya dari luar rumah sekaligus melindungi hal yang tidak diinginkan dari luar rumah ketika keadaan gelap.
Beberapa orang pemilik rumah yang memiliki banyak kegiatan, tak selalu memiliki waktu untuk membuka maupun menutup tirai setiap hari. Padahal dengan membuka dan menutup tirai atau gorden di waktu yang tepat memiliki banyak manfaat.
Maka dari itu saya akan membuat aplikasi gorden yang dapat membuka dan menutup secara otomatis yang menggunakan alat pengontrol dari jarak jauh sekaligus dapat memantaunya. 
Untuk membuat alat tersebut sistem yang akan digunakan yaitu menggunakan smartphone Android. 
Pengguna sistem ini dapat membuka dan menutup tirai dengan pengaturan dari sensor (Automatic) sedangkan pengaturan menutup dan membuka secara remote menggunakan smartphone Android (Manual). Kontroller untuk membuka dan menutup tirai dibangun dengan mikrokontroller Arduino Mega 2560 dan sensor LDR untuk pengaturan sensor. Sistem ini dihubungkan dengan Web Server menggunakan Arduino WiFi Shield agar perangkat dapat di akses oleh smartphone Android. Untuk memantau sistem ini perangkat ditambahkan sensor microswitch di setiap ujung tirai agar pergerakan tirai diketahui yang kemudian akan dikirimkan pemberitahuannya ke sistem melalui smartphone Android.
Sistem yang dibangun diharapkan dapat membantu pemilik rumah untuk membuka dan menutup tirai di rumah dan memberikan informasi mengenai keadaan tirai di rumah melalui smartphone Android. Tirai di rumah dapat di kontrol bukaan dan tutupannya meski pemilik tidak berada di rumah dengan tiga pengaturan yang ada pada sistem. Sehingga rumah mendapatkan pencahayaan yang cukup pada pagi hari, dan dapat terhindar dari hal yang tidak diinginkan pada malam hari.